Blood of Olympus by Rick Riordan - Book Review


Book cover for the UK version. (Holy crap, why is Gaea so pretty?)


Hola! Any demigod here???? It’s a book review again and this time I’m going to review Blood of Olympus by Rick Riordan.

                Pada udah baca House of Hades kan pastinya? Haduh buku ke-empat itu bagus banget menurutku, okay moving on the fifth book! Blood of Olympus ini dimulai setelah Annabeth dan Percy selamat dari Tartarus. Di buku ini, ketujuh demigod melakukan perjalanan dari Roma ke Athena, tentu saja dengan serangan-serangan musuh dalam perjalanan. Sedangkan juga diceritakan tentang perjalanan Reyna dan Nico yang membawa patung Athena Parthenos ke Camp Half-Blood sebelum pasukan Romawi memporak-porandakan perkemahan itu.
               
Di buku ini, ada POV dari ketujuh demigod, dan seingatku ya, Annabeth dapat POV sedikit banget banget banget, dan aku malah gak inget sama sekali pas POV Annabeth. Emang POV Percy juga agak kurang menurutku, secara dia main character, tapi masih bisa ditolerir lah, tapi kayaknya Rick Riordan lupa sama Annabeth pas nulis buku ini deh haha.. Selain itu, aku seneng banget karena ada POV dari Nico dan Reyna. Nah, baru di buku ini akhirnya bisa juga get closer to Nico. Dan Reyna benar-benar keren di buku ini, apalagi pas bagian terakhir-terakhir. Piper juga berperan banyak di buku ini, kayak beda lah sama Piper Piper sebelumnya haha.
                Yang paling bikin nyesek itu, pas bagian terakhir waktu Leo lawan Gaea, satu lawan satu. Eh enggak, Leo sama Festus kok. Menurutku Gaea matinya terlampau gampang, lebih susah bunuh anak-anaknya hehe. But the point is..Leo sacrified himself. Yup, yang dimaksud di ramalan itu adalah Leo. Aku pribadi suka banget karakter Leo dan menurutku Leo adalah karakter terbaik yang pernah dibikin Rick Riordan. Jadi aku patah hati banget pas tahu Nico gay dan nasib Leo di buku ini –tahan tahan jangan spoiler-. Pokoknya gak rela sih kalau Leo mati.

Comments